BULUKUCING GIMBAL - Cara Mengatasi Bulu Kucing menggimbal atau menggumpal. 54 Ditonton15/05/2022. Dhy OnLee. 3 Pengikut · 119 Videos. Menyisirbulu kucing secara teratur membantu mencegah bulu kucing menjadi gimbal serta melepaskan bulu mati yang masih menempel. Selain menyisir juga berfungsi untuk merangsang tumbuhnya bulu baru menggantikan bulu yang telah mati. 4. Meredakan Stres pada Kucing MencobaMakanan Kucing yang Diformulasikan untuk Hairball. Demi mengatasi hairball yang menyulitkan kucing Anda, Anda mungkin dapat mempertimbangkan ke diet yang diformulasikan secara khusus untuk mengurangi masalah hairball. Banyak merek makanan kucing yang memiliki produk untuk mengatasi hairball. Wajahnya yang lucu pasti mampu menyihir banyak orang untuk memilikinya. Ya, kucing memang ditakdirkan memiliki wajah yang sangat imut dan menggemaskan. Hal inilah yang membuat banyak orang tertarik untuk menjadikannya sebagai teman bermain agar rumah dan lingkungan sekitar terasa lebih ramai dan menyenangkan. Tapi, seperti yang catlovers ketahui memelihara kucing tidak boleh Sisirlahsetiap pagi bulu kucing anda agar membantu kucing untuk menghilangkan bulu yg sudah mati dan menghindarkan dari bulu yang kotor atau gimbal. Akan lebih bagus saat menyisir bulu kucing dilakukan dengan menjemur kucing di pagi hari. Hal inipun nantinya bisa menghilangkan kutu atau tungau jika di lakkan secara rutin. t7kl7. Halo Sobat Flona! Siapa yang tidak suka dengan kucing? Kucing adalah hewan yang lucu dan menggemaskan. Namun, kucing dengan bulu gimbal bisa menjadi masalah tersendiri. Bulu kucing yang gimbal bisa terjadi karena berbagai faktor seperti kurangnya perawatan atau masalah kesehatan. Jangan khawatir, dalam artikel ini kami akan memberikan tips dan trik untuk merawat bulu kucing yang gimbal. Simak terus ya! 1. Menyisir Bulu Kucing secara Rutin Menyisir bulu kucing secara rutin adalah salah satu cara terbaik untuk merawat bulu kucing yang gimbal. Kamu bisa menggunakan sikat khusus kucing atau sisir bulu kucing yang lembut. Menyisir bulu kucing secara rutin dapat membantu menghilangkan bulu yang mati serta kotoran yang menempel di bulu kucing. Selain itu, menyisir bulu kucing juga dapat membantu memperbaiki sirkulasi darah dan merangsang produksi minyak alami pada kulit kucing. Namun, pastikan kamu tidak menyisir terlalu keras karena bisa merusak bulu kucing. 2. Memberikan Nutrisi yang Baik pada Kucing Nutrisi yang baik sangat penting untuk kesehatan bulu kucing. Pastikan kamu memberikan makanan yang seimbang dan berkualitas pada kucingmu. Makanan yang seimbang dan berkualitas dapat membantu menjaga kesehatan bulu kucing dan mempercepat proses regenerasi bulu. Selain itu, kamu juga bisa memberikan suplemen atau vitamin yang dirancang khusus untuk merawat bulu kucing. 3. Mandikan Kucing Secara Teratur Mandikan kucing secara teratur juga sangat penting untuk merawat bulu kucing yang gimbal. Kamu bisa menggunakan sampo khusus kucing yang lembut dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Mandikan kucingmu secara lembut dan hindari menggosok bulu kucing terlalu keras. Setelah mandi, keringkan bulu kucing dengan handuk yang lembut dan jangan gunakan pengering rambut karena bisa merusak bulu kucing. 4. Periksakan Kucing ke Dokter Hewan Secara Rutin Periksakan kucing ke dokter hewan secara rutin juga merupakan langkah penting untuk merawat bulu kucing yang gimbal. Dokter hewan dapat membantu menemukan masalah kesehatan yang mungkin mempengaruhi kesehatan bulu kucing. Selain itu, dokter hewan juga dapat memberikan saran mengenai cara merawat bulu kucing yang gimbal. 5. Menjaga Kebersihan Lingkungan Menjaga kebersihan lingkungan juga dapat membantu merawat bulu kucing yang gimbal. Pastikan tempat tinggal kucingmu selalu bersih dan terhindar dari kotoran. Selain itu, hindari paparan bahan kimia berbahaya yang dapat merusak bulu kucing. 6. Memperhatikan Kondisi Kesehatan Kucing Memperhatikan kondisi kesehatan kucing juga sangat penting untuk merawat bulu kucing yang gimbal. Jika kucingmu mengalami masalah kesehatan seperti infeksi kulit atau alergi, segera periksakan ke dokter hewan. Masalah kesehatan seperti itu dapat mempengaruhi kesehatan bulu kucing. 7. Hindari Penggunaan Bahan Kimia Berbahaya Hindari penggunaan bahan kimia berbahaya seperti pestisida atau obat nyamuk yang dapat merusak bulu kucing. Jika kamu menggunakan bahan kimia seperti itu di lingkunganmu, pastikan kucingmu tidak terpapar langsung. 8. Gunakan Shampoo Khusus Kucing Gunakan shampoo khusus kucing untuk memandikan kucingmu. Shampoo khusus kucing mengandung bahan-bahan yang aman dan lembut pada kulit kucing. Selain itu, shampoo khusus kucing juga membantu menjaga kelembaban kulit kucing dan memperbaiki kondisi bulu kucing. 9. Gunakan Pewangi Khusus Kucing Gunakan pewangi khusus kucing untuk menjaga aroma tubuh kucingmu tetap segar dan enak. Pewangi khusus kucing mengandung bahan-bahan yang aman dan tidak mengiritasi kulit kucing. 10. Berikan Makanan yang Mengandung Omega-3 Makanan yang mengandung omega-3 dapat membantu menjaga kesehatan bulu kucing. Omega-3 membantu menjaga kelembaban kulit kucing dan memperbaiki kondisi bulu kucing. Kamu bisa memberikan makanan yang mengandung ikan tuna atau salmon pada kucingmu. 11. Memberikan Vitamin dan Mineral Memberikan vitamin dan mineral pada kucingmu juga sangat penting untuk merawat bulu kucing yang gimbal. Vitamin dan mineral membantu menjaga kesehatan bulu kucing dan mempercepat proses regenerasi bulu. Kamu bisa memberikan suplemen yang mengandung vitamin dan mineral pada kucingmu. 12. Gunakan Sisir Bulu Khusus Gunakan sisir bulu khusus untuk menyisir bulu kucingmu. Sisir bulu khusus mengandung gigi yang lebih lembut dan tidak merusak bulu kucing. Selain itu, sisir bulu khusus juga membantu memperbaiki sirkulasi darah dan merangsang produksi minyak alami pada kulit kucing. 13. Berikan Makanan yang Mengandung Protein Makanan yang mengandung protein sangat penting untuk kesehatan bulu kucing. Protein membantu mempercepat proses regenerasi bulu dan meningkatkan kekuatan bulu kucing. Kamu bisa memberikan makanan yang mengandung daging ayam atau ikan pada kucingmu. 14. Berikan Makanan yang Mengandung Zinc Makanan yang mengandung zinc juga penting untuk kesehatan bulu kucing. Zinc membantu menjaga kelembaban kulit kucing dan memperbaiki kondisi bulu kucing. Kamu bisa memberikan makanan yang mengandung daging sapi atau ikan pada kucingmu. 15. Hindari Menggunakan Produk Perawatan Manusia Hindari menggunakan produk perawatan manusia pada kucingmu. Produk perawatan manusia mengandung bahan kimia yang dapat merusak bulu kucing dan kulit kucing. Gunakan produk perawatan khusus kucing yang mengandung bahan-bahan alami dan aman pada kulit kucing. 16. Perhatikan Kondisi Lingkungan Perhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal kucingmu. Hindari paparan bahan kimia berbahaya seperti pestisida atau obat nyamuk yang dapat merusak bulu kucing. Selain itu, pastikan tempat tinggal kucingmu selalu bersih dan terhindar dari kotoran. 17. Berikan Makanan yang Mengandung Vitamin E Makanan yang mengandung vitamin E juga penting untuk kesehatan bulu kucing. Vitamin E membantu menjaga kelembaban kulit kucing dan memperbaiki kondisi bulu kucing. Kamu bisa memberikan makanan yang mengandung kacang almond atau minyak zaitun pada kucingmu. 18. Berikan Makanan yang Mengandung Vitamin B Makanan yang mengandung vitamin B juga penting untuk kesehatan bulu kucing. Vitamin B membantu mempercepat proses regenerasi bulu dan menjaga kesehatan kulit kucing. Kamu bisa memberikan makanan yang mengandung daging sapi atau hati ayam pada kucingmu. 19. Hindari Grooming yang Berlebihan Hindari grooming yang berlebihan pada kucingmu. Grooming yang berlebihan seperti mencukur bulu kucing atau memotong kuku kucing terlalu pendek dapat merusak kesehatan bulu kucing dan kulit kucing. Lakukan grooming yang seimbang dan sesuai kebutuhan kucingmu. 20. Perhatikan Kondisi Kesehatan Kucingmu Perhatikan kondisi kesehatan kucingmu secara rutin. Jika kucingmu mengalami masalah kesehatan seperti infeksi kulit atau alergi, segera periksakan ke dokter hewan. Masalah kesehatan seperti itu dapat mempengaruhi kesehatan bulu kucing. Kesimpulan Nah, itulah beberapa tips dan trik untuk merawat bulu kucing yang gimbal. Merawat bulu kucing yang gimbal memang membutuhkan kesabaran dan perhatian yang ekstra. Namun, jika kamu melakukan perawatan secara rutin dan konsisten, bulu kucingmu akan kembali indah dan sehat seperti semula. Ingat, kucing yang sehat dan bahagia adalah kucing yang memiliki bulu yang indah dan lebat. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya! – Wajahnya yang lucu pasti mampu menyihir banyak orang untuk memilikinya. Ya, kucing memang ditakdirkan memiliki wajah yang sangat imut dan menggemaskan. Hal inilah yang membuat banyak orang tertarik untuk menjadikannya sebagai teman bermain agar rumah dan lingkungan sekitar terasa lebih ramai dan menyenangkan. Tapi, seperti yang catlovers ketahui memelihara kucing tidak boleh sembarangan lho. Pemeliharaan harus dilakukan dengan intensif dan butuh ketelatenan. Jika catlovers tidak merawatnya secara benar, berbagai gangguan kesehatan pada kucing akan mengintai. Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika memelihara kucing adalah bulu-bulunya. Pastikan bulu tersebut selalu dalam kondisi bersih dan mulus agar si manis tetap terlihat cantik. Namun, malang seringkali tak bisa ditolak, meski sudah merawatnya dengan baik terkadang muncul bulu kucing gimbal yang tentunya tak sedap dipandang mata. Untuk itulah, terlebih bagi catlovers yang seorang pemula, terdapat beberapa hal yang patut kamu ketahui dalam pemeliharaan kucing. Bulu kucing yang gimbal dapat diatasi dengan langkah cukup mudah kok. Penasaran dengan cara mengatasi bulu kucing gimbal? Berikut tiga cara mengatasi bulu kucing gimbal Jangan pernah mencabut bulunya Bulu kucing yang gimbal seringkali membuat kita gemas karena mengganggu kecantikan si meong. Meski demikian, jangan pernah sekalipun berpikir untuk melakukan pencabutan ya. Hal ini tidak boleh dilakukan karena bulu kucing yang dicabut dengan paksa dapat mengakibatkan luka ataupun gangguan lain pada kulit. Carilah bulu kucing gimbal yang ada pada tubuh kucing Catlovers bisa mulai cara mengatasi bulu kucing gimbal dengan menyiapkan sisir khusus kucing. Sisir seluruh tubuh sang kucing untuk mengetahui bagian mana yang benar-benar gimbal dan susah diluruskan. Cobalah untuk meluruskan bulu kucing yang gimbal dan kusut tersebut menggunakan tangan. Ingatlah untuk melakukannya dengan hati-hati agar tidak menyakiti si manis. Hilangkan bulu gimbal Bulu kucing yang gimbal mungkin bisa diluruskan menggunakan tangan ataupun sisir, tapi pengguntingan bulu menjadi satu-satunya cara yang bisa dilakukan apabila bulu terlalu susah diurai. Catlovers yang ingin melakukannya tentu membutuhkan sisir dan gunting. Pegangi kucing catlovers secara hati-hati dan tahan tubuhnya dekat dengan diri kalian. Elus-elus sang kucing agar dia merasa tenang dan tidak terganggu. Setelah itu, cari bulunya yang gimbal dan luruskan menjauh dari bulu normal agar catlovers tidak salah potong. Siapkan gunting, kemudian gunting secara perlahan bagian yang gimbal tersebut secara hati-hati. Kini, bulu gimbal telah hilang dari tubuh kucing kesayangan. Meski demikian, catlovers perlu memastikan sekali lagi agar yakin bahwa catlovers tidak melukai si manis. Setelah semuanya beres, catlovers hanya perlu kembali menyisiri sang kucing agar bulunya rapi. Cara mengatasi bulu kucing gimbal tersebut dapat diaplikasikan kapanpun catlovers mendapati bulu si manis kurang baik. Namun sebenarnya, hal yang paling baik dilakukan adalah mengambil langkah pencegahan. Untuk hal ini, catlovers wajib melakukan perawatan yang sesuai dengan si kucing. Gunakan sampo kucing khusus yang aman untuknya. Setelah mandi air hangat selesai, jangan lupa lap mengunakan kain kering dan bersih. Untuk itu, catlovers harus rajin memandikan kucing kesayangan setiap satu atau dua minggu sekali. Halodoc, Jakarta - Hairball merupakan kondisi yang umum terjadi pada kucing. Kucing adalah hewan yang suka sekali merawat diri dengan menjilati seluruh tubuhnya. Saat hal tersebut dilakukan, bulu yang sudah rontok akan tertelan. Nah, bulu yang rontok ini umumnya dapat melewati saluran pencernaan tanpa masalah. Jika hairball tidak dapat dikeluarkan dari dalam tubuh lewat saluran pencernaan, kucing akan hairball sendiri adalah bulat. Namun, saat hairball melewati esofagus yang sempit, ia akan berubah bentuk menjadi pipih atau seperti tabung. Lantas, bagaimana langkah mengatasi hairball pada kucing? Berikut ini penjelasan juga Ingin Adopsi Anak Anjing, Ini 5 Hal yang Perlu DipersiapkanBegini Cara Mengatasi Hairball pada KucingHairball umum terjadi pada ras kucing berbulu panjang. Kucing yang memiliki hairball adalah kucing yang sering merawat bulunya sendiri secara kompulsif, sehingga ia cenderung lebih banyak menelan bulu. Lantas, bagaimana cara mengatasi hairball pada kucing? Kamu bisa melakukan sejumlah langkah berikut ini Bulu Kucing Secara TeraturMenyisiri bulu kucing secara teratur menjadi salah satu langkah mengatasi hairball pada kucing. Menyisiri kucing dapat membantu menghilangkan bulu rontok yang menempel di badannya. Jika dilakukan secara teratur, hal tersebut dapat mengurangi rambut yang tertelan saat kucing menjilati tubuhnya. Jika kucing rewel atau berontak saat disisir bulunya, maka kamu bisa membawanya ke salon khusus Bulu Kucing Secara TeraturLangkah mengatasi hairball pada kucing selanjutnya dapat dilakukan dengan memotong bulu kucing yang kusut atau terlalu panjang secara teratur. Hal tersebut akan mencegah bulu kucing menggumpal dan rontok. Jika bulu tidak kusut, saat tertelan dapat dengan mudah melewati sistem pencernaan tanpa Makanan KhususLangkah terakhir dalam mengatasi hairball pada kucing adalah dengan memberikan makanan khusus. Makanan yang ampuh untuk mengatasi hairball adalah dengan kandungan tinggi serat guna menghentikan pembentukan hairball di perut. Keseimbangan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi juga dapat mengurangi kerontokan bulu, membuatnya tetap rapi, serta juga Mengapa Anjing Bisa Setia kepada Pemiliknya?Ini Tanda Hairball pada Kucing yang MembahayakanSebenarnya hairball bukanlah kondisi yang perlu dikhawatirkan. Namun, jika hairball membuat kucing muntah-muntah sampai kehilangan energi dan mengalami penurunan nafsu makan, kamu perlu mengkhawatirkan hal ini. Gejala tersebut menjadi tanda jika hairball telah berpindah dari perut menuju usus. Bukan hanya muntah saja, gejala bisa saja dibarengi dengan diare dan juga Ketahui 7 Cara Tepat Merawat Anjing yang SakitSegera diskusikan dengan dokter hewan di Halodoc saat kamu menemukan gejala tersebut pada hewan kesayangan, ya. Dalam kasus yang parah, pemeriksaan fisik, rontgen, bahkan pembedahan perlu dilakukan. Tindakan medis lebih lanjut diperlukan saat hairball telah berbentuk sangat besar. Jadi, jangan sepelekan kondisi yang terjadi, ya. Pasalnya, bukan hanya kondisi kesehatan hewan peliharaan saja yang perlu diwaspadai, tindakan medis lanjutan akan memakan biaya yang sangat Diakses pada 2020. What to Do About Hairballs in Diakses pada 2020. Dealing with cat hairballs. Kucing adalah salah satu hewan paling lucu dan merupakan pilihan banyak hewan peliharaan di komunitas. Minat terhadap hewan peliharaan saat ini cukup tinggi. Dalam proses memelihara kucing, tentu saja ada hal-hal tertentu yang harus diperhitungkan, khususnya merawat bulu kucing agar selalu rapi dan bersih dengan cara sederhana yang menyisirnya. Aktivitas menyisir ini tentu akan sangat sulit ketika kondisi bulu kucing menjadi gimbal. Berikut adalah beberapa ulasan tentang penyebab kucing gimbal yang sulit disisir dan cara mengatasinya dalam penjelasan di bawah ini. Penyebab Kucing Gimbal Sulit DisisirKusutTidak halusGimbalCara Mengatasi Kucing Gimbal Yang Sulit DisisirSebarkan iniPosting terkait Diskusi awal tentang kondisi kucing gimbal ini berfokus pada penyebab kondisi di mana gimbal kucing menjadi sulit untuk ditata. Berikut ini adalah penjelasan tentang penyebab ini. Kusut Penyebab pertama yang menyulitkan menyisir gimbal adalah karena gimbal menyebabkan bulu kucing menjadi kusut. Kondisi kusut yang menyebabkan setiap kali rambut kucing disisir akan cukup sulit dan bahkan sering akan memblokir sisir yang digunakan. Tidak halus Rambut yang mudah disisir harus secara alami memiliki bentuk yang halus sehingga sisir dapat dengan mudah dipindahkan ke dalam permukaan rambut yang halus. Kondisi gimbal kucing tidak mulus, bulu menghalangi aliran sisir, sehingga sulit untuk menyisirnya. Gimbal Gimbal adalah kondisi di mana rambut tidak akan terbentuk dengan baik, membentuk rambut bergelombang dan saling melilit. Kondisi gimbal inilah yang membuat bulu kucing sulit untuk ditata. Kondisi rambut gimbal dapat disebabkan oleh kondisi rambut yang terlalu lembab dan kotor. Cara Mengatasi Kucing Gimbal Yang Sulit Disisir Melihat penyebab gimbal, kucing sulit dihilangkan, diketahui bahwa kondisi gimbal memiliki bentuk tidak teratur, kering dan kusut, itulah sebabnya bulu sulit disisir. Berikut ini beberapa cara mengatasi kondisi gimbal yang sulit pada sisir. Bersihkan kucing, langkah pertama yang harus diambil untuk mengatasi kondisi kucing yang ditakuti dan sulit ditata adalah memandikan atau membersihkan kucing terlebih dahulu. Bagian kanan gimbal, jika telah dimandikan dan dikeringkan, bagian gimbal dari bulu umumnya akan terlihat sehingga langkah yang bisa dilakukan adalah meluruskannya secara manual menggunakan tangan secara perlahan. Hilangkan gimbal, jika kondisi perataan menggunakan metode manual atau menggunakan produk perawatan rambut tidak bisa mengembalikan bulu gimbal kucing ke normal, maka langkah yang harus diambil adalah memotong gimbal. Hindari kondisi gimbal, karena untuk mencegah pemilik kucing menghindari kondisi yang dapat menyebabkan gimbal seperti kucing yang berguling-guling di tempat yang basah dan kotor, kondisi bulu yang tidak terawat. Ini adalah penjelasan tentang penyebab kucing gimbal sulit yang harus diketahui semua pemilik kucing, serta cara untuk mengatasinya. Sekian Penjelasan Materi Pada Pagi Hari Mengenai “3 Penyebab Kucing Gimbal Sulit Disisir Harus Dipahami“ Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Kucing …!!! Share this JAKARTA, Hairball adalah sekumpulan bulu kucing yang tertelan saat kucing sedang menjilati bulunya. Ketika kucing sedang membersihkan bulunya, bulu-bulu yang rontok akan terperangkap di lidah kucing dan tertelan. Masalah hairball kerap terjadi pada ras kucing berbulu panjang seperti mainecoon dan persiaMeskipun terlihat sepele, hairball dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius pada kucing kucing akan memuntahkan hairball yang menyumbat kerongkongannya, namun tidak menutup kemungkinan hairball terperangkap pada kerongkongan dan membuat kucing tidak nyaman. Melansir dari Pets Web MD, Rabu 8/9/2021, berikut gejala hingga cara mengatasi kucing yang terkena hairball. Baca juga 5 Tanaman Sukulen yang Aman untuk Anjing dan Kucing Tanda-tanda kucing mengalami hairball Gejala umum yang terjadi saat kucing mengalami hairball adalah muntah dan tersedak. Seringkali kucing memuntahkan hairball dalam waktu yang relatif singkat, namun jika hairball tak kunjung dimuntahkan ini dapat mengancam nyawa hewan peliharaanmu. Beberapa masalah yang akan timbul jika kucing mengalami hairball adalah Sering muntah dan tersedak Kucing batuk namun tidak ada gumpalan bulu yang keluar Kurangnya nafsu makan Kucing menjadi lesu Sembelit dan diare Baca juga 7 Fakta Menarik Gigi Kucing, Jarang Sakit Gigi dan Tidak Berlubang Cara mencegah hairball pada kucing Unsplash/Eric Han Ilustrasi kucing menjilat Meskipun hairball sangat sulit untuk dicegah karena kucing sangat suka menjilati bulunya, hal-hal berikut ini bisa kamu lakukan untuk mengurangi kemungkinan kucing mengalami hairball. 1. Grooming kucing dengan teratur Menyisir atau menyikat bulu kucing setiap hari bisa menjadi cara yang efektif untuk meminimalkan hairball, ini juga bisa menjadi cara yang menyenangkan agar kamu bisa menjalin ikatan dengan kucing peliharaan. Jika kamu tidak bisa melakukan grooming di rumah, kamu bisa membawanya ke dokter hewan atau jasa grooming kucing untuk perawatan dan pemotongan bulu agar tidak terlalu lebat dan panjang. Baca juga Tips Membangun Ikatan dengan Kucing Baru2. Berikan makanan khusus untuk mencegah hairball Banyak jenis makanan kucing dengan formula khusus untuk mengurangi hairball pada kucing. Biasanya makanan ini diberikan untuk kucing dengan bulu yang lebat dan panjang. Makanan jenis ini mengandung serat tinggi untuk meningkatkan kesehatan bulu kucing dan meminimalisir kerontokan. Selain itu, kandungan pada makanan ini juga dapat mendorong hairball melewati sistem pencernaan. Baca juga Fakta Tentang Kucing Jawa, Si Cantik yang Suka Dielus 3. Gunakan produk hairball atau pencahar Ada beberapa produk hairball yang bisa kamu temukan di toko hewan peliharaan. Produk-produk tersebut dapat membantu kucing mengeluarkan bola bulu yang tertelan. Pencahar ringan juga dapat membantu hairball yang sudah tertelan melewati saluran pencernaan. Baca juga Kucing Ternyata Bisa Bermimpi, Apa Ya Mimpinya? 4. Berikan kucing aktivitas yang menyenangkan Alih-alih menjilati bulunya, kucing akan sibuk bermain jika kamu memberinya aktivitas yang menyenangkan. Kamu bisa memberinya mainan berupa pancingan bulu, bola ataupun arena memanjat agar kucing tetap aktif bergerak. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

mengatasi bulu gimbal pada kucing